Etika Bersosial Media

Saat ini, sosial media memang menjadi sebuah gaya hidup atau lifestyle manusia modern. Saya yakin, hampir semua kita memilikinya. Ada banyak yang bisa dilakukan sosial media saat ini. Bahkan, sepertinya, sosial media juga bisa menjadi ajang untuk melakukan survey terhadap sesuatu hal yang baru, apakah disukai atau tidak. Namun, di sisi lain, ada banyak juga yang menyalah gunakannya. Membuat akun semau sendiri tanpa mau peduli. Update status yang nyeleneh, dan hal tidak bermanfaat lainnya.

Salah satu yang sering membuat saya merasa jengkel adalah, ketika tahu-tahu dinding saya (Facebook) dipenuhi dengan kiriman-kiriman ga jelas. Ada memang teman saya sendiri yang menulisnya. Tetapi kadang, ada pula hal aneh yang tahu-tahu muncul dan muncul terus. Huhh... !! Mana etikanya sih ? Bersosial media boleh saja, tapi mbok ya pakai etika ... :). Ada tidak sih etika bersosial media ?

Di facebook, penggunaan tag juga membuat siapapun dalam lingkaran teman saya, bisa memberi tag ke saya, dan otomatis, apa yang dia tulis, atau tautan apapun yang ada, akan muncul di dinding saya. Kalau informasi yang diberikan itu baik dan manfaat, saya akan senang-senang saja. Tetapi, kalau hanya untuk promosi sesuatu, entah itu produk atau artikel, saya sedikit merasa risih. Saya hanya berpikir, "Bukankah Anda punya dinding sendiri untuk promosi ? Kenapa harus memakai dinding saya ?", itu pertanyaan saya. 

Sekali dua memang saya biarkan, tetapi bila terus menerus, maka saya akan berbuat sesuatu tentu. Apa itu ? Rahasia dooong ... :D

Marilah memiliki etika dalam bersosial media. Jangan asal saja.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Etika Bersosial Media"

Post a Comment

Silakan tinggalkan jejak anda di sini! :)