MUDA YANG BERCINTA

Kisah Kasih Putih Abu-abu


Kisah kasih putih abu-abu
Masa SMA adalah masa adolensia bagi remaja. Selain mencari jati diri dengan mencoba hal-hal yang baru juga mulai berkeinginan untuk mempunyai teman dekat.
Mulai dari sahabat, karib sampai dengan status pacaran. semua itu wajar ketika tidak melanggar norma agama ataupun masyarakat .
Melihat tingkah laku remaja di sekolah, kadang mengembalikan memory beberapa tahun silam.
unik, jenaka, penuh intrik serta romantisme meski abangan...hehehee
Kala itu, malu-malu ketemuan/papasan di lorong kelas, memanfaatkan kegiatan di sekolah untuk nyolong-nyolong waktu ketemuan, sekedar ngobrol di kantin, jalan bareng sampai depan kost-an itu semua udah luar biasa rasanya.
Saat itu tidak sefulgar remaja saat ini. Sekedar tatap muka saja berasa jantung berdetak kencang, dunia mau runtuh, gemetar seluruh tubuh,..alamaakkkk
Pernah kejadian suatu siang di lingkungan sekolah oknum siswi berantem hanya karena rebutan
pasangan, hingga menangis histeris serta pingsan berkali-kali. mirisnya, mereka melakukan
itu semua disaat jam pelajaran berlangsung. seolah-olah kehilangan rasa malu.
Emosi yang belum matang, ingin diakui oleh lingkungan ataupun sekedar iseng, menimbulkan banyak pertanyaan.
emangnya sudah sejauh apa sih gaya pacaran mereka hingga kejadiannya seperti itu?.
kisah kasih putih abu-abu

Perubahan situasi serta kondisi saat ini tidak dapat dipungkiri  erat hubungannya dengan
kemajuan teknologi.
kondisi remaja yang cenderung labil, kadang belum dapat sepenuhnya memanfaatkan kecanggihan
teknologi untuk hal-hal yang positif.
belum lama dengar berita, oknum siswa/i berbuat mesum di dalam kelas tanpa rasa risih
direkam serta diposting melalui media internet. Ini adalah salah satu contoh dari banyaknya kasus di luar sana namun kadang tanpa kita sadari bahaya itu juga ada di sekeliling kita.
Melihat dari kejadian tersebut peran keluarga adalah kunci utama. sekolah hanya memiliki peran mendidik sebesar seperlima saja sedangkan   lingkungan adalah faktor yang sangat berpengaruh besar.
Bagaimana pola asuh dalam keluarga, pola sosialisasi di sekolah, hingga dengan siapa mereka
berteman, mestinya kontrol keluarga lebih berperan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "MUDA YANG BERCINTA"

Post a Comment

Silakan tinggalkan jejak anda di sini! :)