GALAUNYA HATI DENGAR PERKEMBANGAN SI KECIL DI SEKOLAH
Sibuknya kegiatan di waktu pagi, berasa jam di dinding beradu cepat dengan aktifitas ritual pagi.
siapin seragam sekolah hingga sarapan untuk si kecil.
Hingga terkadang sekedar kebutuhan sarapan pagi untuk diri sendiri aja tidak sempat. begitu berharganya waktu di pagi hari.
Hiruk pikuk tadi selalu sempatin untuk nguntapke si kecil berangkat ke sekolah.
wejangan wajib ketika sudah siap ada di atas motor adalah "liat mama nak, jangan nakal di sekolah, nurut sama ibu guru, memperhatikan pelajaran di sekolah yaa"
bukan sekedar "dengar mama nak" karna yakin ketika si kecil melihat mimik orang lain bicara, akan lebih faham dan berharap lebih bisa menerima apa yang diminta.
Hari demi hari lancar tanpa hambatan. Hingga suatu pagi di semester dua terjadi. perubahan motorik maupun verbal yang jauh dari semester satu. Hal yang paling merisaukan adalah mulai suka membentak.
Suatu hari si kecil nggak mau pergi ke sekolah, tanpa alasan yang jelas. Kesabaran mulai habis ketika liat jam sudah jauh meninggalkan pukul nol enam.
Mengerti orang tuanya buru-buru ngejar waktu ehhh si kecil rewel nggak mau pergi mandi. Menjerit keras, meronta seolah ada beban.
jauh dari kebiasaannya, kebetulan dia adalah anak pertama dan baru satu-satunya yang kami punya.
tidak ingin terlampau memanjakan si kecil lantas kita "paksa" untuk tetap mandi. Dari peristiwa itu, sikap serta tutur katanya mulai menunjukkan sedikit kasar.
Hari berganti hari, belum sempat kami konsultasi ke guru yang bersangkutan, si kecil keburu kena demam dan akhirnya ijin untuk tidak mengikuti pelajaran.
Sedikit heran dan kaget bukan kepalang, ternyata kejadian di rumah tersebut juga terjadi di sekolah. Ini diketahui setelah terjadi konsultasi dengan guru kelasnya. Kebiasaan-kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah terjadi seperti memukul, marah dengan teriak-teriak, becanda yang kelewat hingga tidak mau dengar nasehat guru dll. Aahhh..., semakin perasaan bersalah itu hinggap. Timbul pertanyaan di benak kami, Apakah ada yang salah dengan cara mengasuh kami???
ketika ditanya, apakah di rumah sering di putarkan film (maaf) ultraman, power ranger atau sejenisnya?. Jelas sama sekali tidak kami putarkan, kecuali di hari minggu si kecil bebas memilih film kartun itupun kami temani.
Setelah ngobrol ngalor-ngidul diketahui, dalam semester dua ini si kecil mulai observasi teman-teman sekelasnya termasuk teman yang di kelas kelakuannya paling 'super'. hadeehhhh..., butuh amunisi referensi psikologi perkembangan anak ini rupanya. Adakah dari bunda yang memiliki kisah sama dengan kami? mohon sharingnya. terima kasih :)
ketika ditanya, apakah di rumah sering di putarkan film (maaf) ultraman, power ranger atau sejenisnya?. Jelas sama sekali tidak kami putarkan, kecuali di hari minggu si kecil bebas memilih film kartun itupun kami temani.
Setelah ngobrol ngalor-ngidul diketahui, dalam semester dua ini si kecil mulai observasi teman-teman sekelasnya termasuk teman yang di kelas kelakuannya paling 'super'. hadeehhhh..., butuh amunisi referensi psikologi perkembangan anak ini rupanya. Adakah dari bunda yang memiliki kisah sama dengan kami? mohon sharingnya. terima kasih :)
Semoga kami dapat mengantarkan anak-anak kami menjadi sosok yang sholih dan sholihah.... Amiiin

Belum ada tanggapan untuk "GALAUNYA HATI DENGAR PERKEMBANGAN SI KECIL DI SEKOLAH"
Post a Comment
Silakan tinggalkan jejak anda di sini! :)